Kegiatan Kampus

PKKMB Universitas Darma Agung TA. 20222/2023

Admin UDA | Sabtu, 01 Oktober 2022 - 12:04:26 WIB | dibaca: 210 pembaca

Universitas Darma Agung (UDA) melakukan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara offline yang dilangsungkan di Gedung Hermina Centre UDA dan secara online melalui aplikasi Zoom. Kegiatan PKKMB ini berlangsung selama 2 hari dimulai dari tanggal 30 September sampai tanggal 01 Oktober 2022.

PKKMB yang dilakukan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa baru untuk cepat berasimilasi dengan kampus baik proses perkuliahan, pengembangan karakter dalam wadah kokurikuler kampus. PKKMB juga merupakan gerbang pertama bagi mahasiswa untuk mengubah pola pikir, cara pandang serta mampu bertanggung jawab.

Dalam PKKMB ini juga Kampus memberikan pembekalan dengan mendatangkan beberapa narasumber yaitu Plt. Kepala LLDIKTI Wliayah 1 Sumut Prof. Ibnu Hajar, M.Si dengan tema diskusi “Sistem Pendidikan di Perguruan Tinggi dan MBKM”.

Kalakbintal Kodam I BB Letkol Lusak Andrew Butar-butar, S.Th., M.Th yang membawakan Tema diskusi mengenai “Wawasan Kebangsaan, Radikalisme dan Terorisme di kampus”.

Kepala  Seksi Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara Pada Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Bapak Yusnar Yusuf HSB, SH. MH dengan tema diskusi mengenai “Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus”.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Unit Saber Pungli (UPP di Kejaksaan Tinggi Sumut: Pemeriksa Pada Pengawasan Kejati Sumut Bapak Belman Tindaon, SH dengan tema diskusi “Urgensi Pendidikan anti korupsi di Perguruan tinggi”.

Koordinator P2M BNNP Sumatera Utara Bapak Soritua Sihombing, M.Pd dengan tema diskusi “Pembinaan Kesadaran Penyalahgunaan Narkoba di Perguruan Tinggi”.


Tema yang dibawakan ini sangat penting, kita bisa melihat dari meningkatnya kasus kekerasan pada para remaja, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, menurunnya rasa hormat pada orang tua hingga rendahnya etos kerja dan lain sebagainya. Padahal sebagai bagian dari generasi muda, mahasiswa mendapatkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah dibanding kelompok generasi muda lainnya, bisa kita lihat dari segi dukungan dana maupun fasilitas.

Besar harapan melalui PKKMB ini, mahasiswa semakin kreatif dan inovatif dalam perubahan yang lebih baik, pembangunan karakter mahasiswa juga dapat membangun individu yang bersifat inklusif, dan mampu mengendalikan diri dengan jalan menghindari perilaku tercela.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)