Kegiatan Kampus

FISIP UDA MENGGELAR SEMINAR VIRTUAL TENTANG MENGKOMUNIKASIKAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

FISIP UDA MENGGELAR SEMINAR VIRTUAL TENTANG MENGKOMUNIKASIKAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Admin UDA | Senin, 28 Juni 2021 - 11:12:40 WIB | dibaca: 3146 pembaca

FISIP UDA bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Medan menggelar seminar dengan  tema “Mengkomunikasikan Pemulihan Ekonomi Nasional di Sumatera Utara” melalui aplikasi zoom. Kamis, (24/6/2021).

Ketua BPC Perhumas Medan, Saurma MGP Siahaan, M.IKom, MIPR dalam sambutanya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari Perhumas Muda Medan Public Relation Talk Series setelah dilakukan tiga seri sebelumnya.

Menurutnya bahwa acara tersebut sangat penting karena situasi indonesia khususnya Sumut sedang dalam masa pandemi Covid-19 dimana permasalahannya tidak hanya soal kesehatan tetapi juga dampak ekonomi yang sangat besar dan sangat berpengaruh kepada masyarakat di Sumut khususnya.

“Untuk itu kita harapkan pada kegiatan PR Talk Seri 4 ini kita bisa mendapatkan pencerahan serta masukan dimana para peserta kami ijinkan untuk memberikan pertanyaan sehingga dapat bermanfaat bagi langkah-langkah kita selanjutnya,” ujarnya.

 Rektor UDA Medan, Dr Jaminuddin Marbun, SH, M.Hum mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial artinya manusia itu berteman, teman antara yang satu dengan satu baik secara individu maupun dengan masyarakat, jadi harus ada alat penghubungnya, namanya komunikasi.

“Artinya menghubungkan antara individu-individu yang lain sehingga dapat tercapai apa maksud tujuannya masing-masing mengingat jaman sekarang ini ada Covid-19. Jadi peran dari hubungan masyarakat atau pun komunikasi antara sesama instansi dengan instansi, antara instansi dengan masyarakat sangat diperlukan baik dari segi sosial maupun dari ekonomi maupun dari segi sosial dan kesehatan,” terangnya.

Deputi Direktur Pengawasan Industri Jasa Keuangan (IJK) dan Perizinan OJK Sumbagut, Anton Purba mengatakan bahwa pemulihan ekonomi di Sumut menjadi peran utama OJK. Menurutnya bahwa OJK memiliki total kewenangan sebesar 19 triliun dan yang dimana 7% nya merupakan aset perbankan. “OJK membuka peluang untuk bersinergi dengan mahasiswa dengan stakeholder guna meningkatkan perekonomian nasional di Indonesia,” tuturnya.

Vice Precident Public Relation Pelindo 1, Fiona Sari Utami mengatakan bahwa Pelindo 1 memiliki peluang yang sangat besar dalam meningkatkan perekonomian nasional dengan cara menarik minat kapal-kapal untuk berlabuh di pelabuhan Indonesia khususnya di Sumut. “Jadi untuk mengawal project strategis pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional pelindo 1 membuat talk show online untuk terus mengkomunikasikan progres-progres yang telah dilakukan oleh pelindo 1,”

Sementara Entrepreneur, Alween Ong mengatakan bahwa agar masyarakat bergandengan tangan dalam membangun perekonomian Indonesia secara bersama-sama. “Pada masa pandemi Covid-19 ini merupakan peluang yang sangat besar di dunia wirausaha. kolaborasi adalah hal yang paling benar dilakukan dalam kondisi saat ini, dengan hadirnya pelaku UMKM sangat membantu kestabilan ekonomi nasional,” terangnya.

Ketua panitia Gabrilla Simangunsong mengatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan webinar tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang pemulihan ekonomi nasional khususnya di Sumut. Serta menjadikan mahasiswa dan kaum millenial sebagai pelaku utama peningkatan perekonomian di Sumut dan membangun kesadaran masyarakat dalam menciptakan usaha ekonomi kreatif dalam membangun stabilitas perekonomian.

Kegiatan tersebut diikuti 120 peserta dari mahasiswa, akademisi, humas muda, pengamat humas dan media massa, serta profesional se Indonesia.

 

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)